GAYA GESEK JUGA BERMANFAAT LHO…

Posted: April 24, 2013 in artikel
Tags: , , , , ,

Gaya gesek sering dianggap sebagai suatu yang merugikan oleh sebagian besar orang. Membuat sandal menjadi tipis. Mengikis ban sepeda motor, dan lain sebagainya. Namun tahukah kita bahwa gaya gesek tersebut sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan memang dibutuhkan bagi kehidupan manusia?

dorong-lemari

Marilah kita tengok tempat dimana kita duduk, berdiri, berbaring, berjalan, dan melakukan aktivitas lainnya. Apakah kita dapat dengan mudah untuk beraktivitas tanpa terpeleset? Mengapa kita tidak terpeleset? Bagaimana kalau tidak ada gaya gesek antara kaki kita dengan lantai? Apakah gaya gesek sangat membantu aktivitas kita?

Marilah kita tengok motor yang yang sedang melaju di jalanan. Andaikan  di jalan kita beri oli, apa yang akan terjadi pada sepeda motor? Apakah gaya gesek bermanfaat pula untuk peristiwa ini? Sangat bermanfaat bukan?

Ketika kita mendorong meja, kursi, almari, ataupun sepeda motor, apakah akan  terasa lebih ringan ketika benda tersebut telah bergerak? Apakah kita merasa paling berat ketika benda tepat akan bergerak? Ya, hal tersebut dapat ditinjau dari jenis gaya geseknya.

Gaya gesek dibedakan menjadi dua jenis, yakni gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis, dari kata tersebut kita dapat tahu bahwa gaya gesek statis terjadi pada benda yang diam, sedangkan gaya gesek kinetis terjadi pada benda yang bergerak. Lalu bagaimanakah penjelasannya? Mari kita lihat grafik berikut :

gesek

Dari grafik terlihat bahwa gaya gesek statis (fs) terjadi ketika benda tepat akan bergerak, ditandai dengan puncak grafik, ketika benda telah bergerak maka akan terjadi gaya gesek kinetis yang besarnya selalu sama walaupun kita menambah gaya pada benda. Hal ini yang membuat kita merasa lebih berat mendorong benda yang tepat akan bergerak daripada mendorong benda yang telah bergerak, misalkan pada saat mendorong truk yang mogok di jalan. Selanjutnya bagaimana kuantisasi dari gaya gesek tersebut?

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa gaya gesek bergantung pada konstruksi nano permukaan benda (struktur Kristal benda) yang berinteraksi serta gaya normalnya (N). Sedangkan gaya normal bergantung pada massa benda dan kedudukan benda terhadap permukaan bumi, sejajar ataukah miring. Tingkat kekasaran permukaan benda yang berinteraksi terkuantisasi dalam suatu koefisien, yakni koefisien gaya gesek, yang selanjutnya dibagi menjadi dua, yakni koefisien gaya gesek statis (us), serta koefisien gaya gesek kinetis (uk.) Sehingga persamaan gaya geseknya adalah :

  1. Gaya gesek statis = us.N
  2. Gaya gesek kinetis = uk.N

gesek2

Gaya gesek arahnya selalu berlawanan dengan arah gaya eksternal yang diberikan pada benda. Adapun kerugian akibat adanya gaya gesek diantaranya adalah timbulnya panas ketika ada interaksi antar benda, sepatu dan ban menjadi aus, pintu yang berderit, dan sebagainya, namun kita juga tidak dapat berpindah dari tempat kita berada sekarang tanpa adanya gaya gesek, maka dari itu hendaknya kita sadar bahwa keteraturan yang begitu detilnya pada alam semesta ini adalah karunia Tuhan, Allah SWT. Sebagai orang yang diberi pengetahuan, semoga kita menyadarinya.(panji Gumilar)

Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s