UNY KEBANJIRAN

Posted: April 24, 2013 in artikel
Tags: , ,

banjirHujan  lebat yang mengguyur UNY dan sekitarnya pada hari ini (23 April 2013) hanya terjadi sekitar 1 jam (13.30-14.30), namun sudah memberikan dampak yang cukup terasa, yakni air membanjiri jalanan kampus dan sekitarnya. Apakah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah banjir tersebut? Marilah kita telaah sejenak.

Masalah yang  akan dicari pemecahannya adalah banjir yang terjadi di lingkungan kampus UNY apabila hujan deras mengguyur. Maka telaah kita akan dimulai dari variable-variabel yang mempengaruhi terjadinya banjir. Diantaranya adalah curah hujan, kondisi geografis serta tata kelola lingkungan. Tidaklah kita bisa mengatur curah hujan yang turun maupun kondisi geografis yang ada, namun kita bisa menelaah mengenai tata kelola lingkungan yang diterapkan. Maka dari itu untuk dapat membuat suatu system tata kelola yang baik, perlulah dipahami dahulu mengenai kondisi banjir yang sebenarnya.

Banjir dapat terjadi apabila lingkungan sudah tidak mampu menyerap air hujan, sehingga air menggenang di permukaan tanah, sesuai dengan karakteristik air yang mengalir ke keadaan potensial minimum (tempat yang rendah), serta keadaan permukaan air  yang rata-rata,  maka dapat diprediksi bahwa banjir akan terjadi pada tempat yang lebih rendah dari sekitar serta pada lingkungan yang tidak kurang peresapan.

Banyak orang berpikir bahwa pembangunan drainase yang baik akan mencegah banjir, mungkin pola pikir tersebut seharusnya mulai diubah, pembuatan saluran drainase baru akan membutuhkan space yang tidak sedikit, saluran drainase tidak dapat difungsikan untuk yang lain, serta pembuatannya memakan biaya yang tidak sedikit. Lagipula bukan tidak mungkin drainase hanya memindahkan titik banjir ke tempat yang lain. Maka dari itu perlulah dicari metode penanganan yang lebih tepat untuk mengatasi masalah ini.

banjir2

Alternatif yang dapat dilakukan mungkin adalah pembuatan peresapan. Penggantian Conblock berlubang serta biopori pada area parkir, dan taman akan lebih bermanfaat, selain dapat menyerap air hujan, space yang tersedia dapat digunakan untuk keperluan yang lain, tidak membutuhkan banyak perawatan, dan tentunya lebih mudah serta lebih murah dibandingkan dengan membuat saluran drainase baru, yang pada akhirnya mampu menguurangi banjir yang terjadi.pembangunan tidaklah dapat  dihentikan karena jaman semakin berkembang, namun seyogyanya pembangunan juga memikirkan aspek keseimbangan lingkungan.

images

Kampus adalah kawah candradimuka-nya kaum yang gemar berpikir dan berkarya, jika kita mau, dengan segala sumber daya yang dimiliki, kita mampu menyelesaikan masalah banjir ini. Berbagai rekayasa lingkungan yang lebih baik dapat dikembangkan oleh kita sendiri karena kita punya modal untuk itu. Bagaimana kita bisa mengabdi kepada masyarakat apabila kita tidak bisa menjaga pekarangan kita sendiri??.(Panji Gumilar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s